Jurnal Akta Trimedika
Hubungan derajat dan lama menderita hipertensi dengan kadar kreatinin pada pasien rawat jalan
By Chania Wahyu Yusandaya and Ida Effendi.
Abstract
Latar Belakang : Hipertensi merupakan salah satu faktor risiko utama penyakit ginjal kronik karena dapat menyebabkan kerusakan struktur dan fungsi ginjal yang berlangsung secara progresif. Kadar kreatinin serum sering digunakan sebagai indikator fungsi ginjal, namun hubungan antara derajat hipertensi maupun lama menderita hipertensi dengan kadar kreatinin serum masih menunjukkan hasil yang beragam pada berbagai penelitian. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan derajat hipertensi dan lama menderita hipertensi dengan kadar kreatinin serum pada pasien hipertensi di RSUD Cengkareng. Metode : Penelitian ini menggunakan desain analitik observasional dengan pendekatan potong lintang (cross-sectional). Data diperoleh dari rekam medis pasien hipertensi di RSUD Cengkareng periode Januari–Desember 2025. Sebanyak 168 subjek dipilih menggunakan teknik consecutive non-random sampling sesuai kriteria inklusi dan eksklusi. Variabel yang diteliti meliputi derajat hipertensi, lama menderita hipertensi, dan kadar kreatinin serum. Analisis bivariat dilakukan menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat kemaknaan p





