JOURNAL SAINS STUDENT RESEARCH
Gambaran tingkat pengetahuan masyarakat terhadap penyakit diabetes mellitus di posbindu desa tumanggal kecamatan pengadegan
Door Alya Tri Anggraeni, Dwi Hery Astuti en Eko Nugroho Julianto.
Inhoud in het Engels
Abstract
Latar belakang: Diabetes mellitus (DM) merupakan penyakit metabolic kronis yang ditandai dengan peningkatan kadar glukosa darah akibat gangguan sekresi maupun kerja insulin. Tingginya prevalensi DM di Indonesia menunjukkan bahwa penyakit ini masih menjadi masalah kesehatan masyarakat. Rendahnya tingkat pengetahuan masyarakat dapat menghambat upaya pencegahan, deteksi dini, dan pengendalian penyakit sehingga meningkatkan risiko terjadinya komplikasi. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tingkat pengetahuan masyarakat mengenai penyakit diabetes mellitus di Posbindu Desa Tumanggal Kecamatan Pengadegan. Metode: Penelitian ini menggunakan desain deskriptif kuantitatif. Sampel: berjumlah 46 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner berisi 20 pernyataan mengenai diabetes mellitus. Analisis: dilakukan secara univariat menggunakan SPSS versi 25, kemudian disajikan dalam bentuk distribusi frekuensi dan persentase. Hasil: Sebagian besar responden berusia 51–55 tahun (37,0%), seluruhnya merupakan ibu rumah tangga (100%), dan mayoritas berpendidikan Sekolah Dasar (65,2%). Tingkat pengetahuan responden didominasi kategori cukup sebanyak 35 responden (76,1%), diikuti kategori kurang sebanyak 7 responden (15,2%) dan kategori baik sebanyak 4 responden (8,7%). Kesimpulan: Mayoritas masyarakat memiliki tingkat pengetahuan kategori cukup. Saran: responden diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan mengenai diabetes mellitus dengan aktif mengikuti kegiatan Posbindu, penyuluhan kesehatan, serta memanfaatkan berbagai sumber informasi kesehatan yang terpercaya.



