Jurnal Kesehatan Tambusai
Pengaruh met dan iap terhadap stabilitas dan fungsi pasien csm
Par Muhamad Meirino, Risva Aprina Fitri Lestari, Fitri Mairani et 2 autres.
Contenu en anglais
Résumé
Cervical Spondylotic Myelopathy (CSM) merupakan kondisi degeneratif servikal yang dapat menyebabkan gangguan stabilitas postural, kelemahan ekstremitas, nyeri, dan penurunan kemampuan fungsional. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh kombinasi Muscle Energy Technique (MET), Intermittent Abdominal Pressure (IAP), dan latihan stabilitas terhadap kemampuan stabilitas dan fungsi pasien CSM. Penelitian menggunakan desain kuasi-eksperimental dengan pendekatan pretest-posttest pada kelompok perlakuan. Subjek penelitian adalah pasien CSM di Rin Physio Center Palembang yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Sampel berjumlah 15 responden yang dipilih secara purposive sampling. Intervensi berupa MET, IAP, dan latihan stabilitas diberikan selama empat minggu dengan frekuensi tiga kali per minggu. Fungsi neurologis dan fungsional dinilai menggunakan Japanese Orthopaedic Association (JOA) Score, sedangkan stabilitas otot fleksor servikal dinilai menggunakan Janda’s Cervical Flexion Test. Analisis dilakukan dengan membandingkan nilai sebelum dan sesudah intervensi. Hasil menunjukkan skor JOA meningkat dari rata-rata 12,1 menjadi 15,8, dengan peningkatan 3,7 poin dan p=0,001. Waktu tahan pada Janda’s Cervical Flexion Test meningkat dari 11,5 menjadi 27,2 detik, dengan peningkatan 15,7 detik dan p=0,002. Hasil tersebut menunjukkan adanya peningkatan fungsi neurologis, kemampuan fungsional, serta kekuatan dan daya tahan deep cervical flexor. Kombinasi MET dan IAP pada latihan stabilitas memberikan pengaruh positif terhadap stabilitas dan fungsi pasien CSM. Temuan ini mendukung penerapan intervensi fisioterapi terintegrasi dalam rehabilitasi pasien CSM di layanan klinis.



