Jurnal Intelek Insan Cendikia
Pengetahuan dan Sikap Ibu terhadap MP-ASI Dini pada Bayi 0-6 Bulan di Puskesmas Babah Buloh
Von Diana Diana, Salmiani Abdul Manaf und Juliastuti Juliastuti.
Inhalt auf Englisch
Abstract
Pemberian makanan pendamping ASI (MP-ASI) sebelum bayi berusia enam bulan masih menjadi masalah di masyarakat dan berisiko menimbulkan gangguan pencernaan, infeksi, alergi, hingga obesitas. Pengetahuan dan sikap ibu merupakan faktor yang berperan dalam keputusan pemberian MP-ASI. Penelitian ini bertujuan menggambarkan pengetahuan dan sikap ibu tentang pemberian MP-ASI dini pada bayi usia 0-6 bulan di wilayah kerja Puskesmas Babah Buloh, Kecamatan Sawang, Kabupaten Aceh Utara. Penelitian menggunakan desain deskriptif dengan pendekatan cross-sectional pada Juni-Juli 2025. Sampel berjumlah 35 ibu yang mempunyai bayi usia 0-6 bulan dan telah memberikan MP-ASI, dipilih dengan teknik accidental sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner pengetahuan (10 butir) dan sikap (12 butir) dengan bantuan bidan desa, kemudian dianalisis secara univariat dalam bentuk distribusi frekuensi dan persentase. Hasil menunjukkan 15 responden (42,9%) berpengetahuan baik, 13 responden (37,1%) cukup, dan 7 responden (20,0%) kurang. Sebanyak 20 responden (57,1%) bersikap positif dan 15 responden (42,9%) bersikap negatif. Seluruh responden berstatus ibu rumah tangga dan sebagian besar berpendidikan SMA (62,9%). Sebagian besar ibu berpengetahuan baik hingga cukup dan bersikap positif, tetapi sebagian ibu masih berpengetahuan kurang dan bersikap negatif sehingga penyuluhan berkelanjutan oleh tenaga kesehatan tetap diperlukan. Ibu disarankan memberikan ASI eksklusif sampai bayi berusia enam bulan sebelum mengenalkan MP-ASI.



